detikterkini.net --MALANG — Pemerintah Kabupaten Malang melalui Dinas Pekerjaan Umum Bina Marga (DPUBM) terus mengerjakan pembangunan saluran drainase di Jalan Raya Sukoraharjo, Kecamatan Kepanjen, Kabupaten Malang.
Pekerjaan tersebut merupakan bagian dari pemeliharaan rutin infrastruktur jalan sekaligus upaya mengoptimalkan fungsi drainase di kawasan tersebut. Pembangunan saluran diharapkan dapat mendukung kelancaran aliran air dan mengurangi risiko genangan yang berpotensi mengganggu pengguna jalan.
Berdasarkan pantauan DetikTerkini.net pada 28 September 2026, pekerjaan di lokasi masih berlangsung. Sejumlah pekerja melakukan pengerjaan konstruksi saluran, sementara armada truk pengaduk semen (molen) digunakan untuk mendukung proses pengecoran.
Lokasi pekerjaan berada di ruas Jalan Raya Sukoraharjo yang menghubungkan kawasan Kepanjen dengan Kendalpayak. Sebagian bahu jalan digunakan sebagai area pekerjaan sehingga ruang lalu lintas mengalami penyempitan.
Pengguna jalan dari kedua arah diimbau meningkatkan kewaspadaan, mengurangi kecepatan, serta memperhatikan rambu dan traffic cone yang dipasang di sekitar lokasi pekerjaan.
DPUBM: Pekerjaan Rutin Pemeliharaan Jalan
Keterangan mengenai tujuan dan spesifikasi pekerjaan disampaikan oleh Anita Aulia Sari, ST., MT., Kepala Bidang Pembangunan dan Peningkatan Jalan DPUBM Kabupaten Malang.
Dalam keterangannya, Anita menjelaskan bahwa pekerjaan di Jalan Raya Sukoraharjo merupakan bagian dari pekerjaan rutin pemeliharaan infrastruktur jalan yang dilaksanakan di beberapa lokasi dalam satu paket pekerjaan.
“Penanganan drainase juga saluran air agar dapat mengurangi risiko banjir sekaligus mencegah kerusakan jalan yang lebih besar di masa mendatang,” ujar Anita, sebagaimana dikutip dalam pemberitaan mengenai pekerjaan tersebut.
Sementara itu, sumber lain yang memuat keterangan Anita menyebut pembangunan saluran di Sukoraharjo dilakukan menggunakan beton mutu FC 20 MPa, dengan ukuran sekitar 70 sentimeter lebar, 80 sentimeter tinggi, dan panjang 88 meter. Pekerjaan tersebut ditujukan untuk mendukung kelancaran aliran air di sepanjang ruas jalan sehingga fungsi drainase tetap terjaga.
Anita juga menyampaikan imbauan kepada masyarakat dan pengguna jalan agar berhati-hati selama pekerjaan berlangsung.
“Selama pekerjaan berlangsung, kami mengimbau masyarakat dan pengguna jalan agar berhati-hati saat melintas serta mematuhi rambu-rambu yang telah dipasang di sekitar area pekerjaan demi keselamatan bersama,” kata Anita.
Akses Warga Tetap Dijaga
Pantauan di lokasi menunjukkan adanya akses sementara pada beberapa bagian galian yang digunakan masyarakat untuk menuju bangunan maupun tempat usaha di sekitar proyek.
Kondisi tersebut menjadi bagian yang perlu diperhatikan selama proses pembangunan berlangsung, mengingat ruas Jalan Raya Sukoraharjo merupakan jalur yang digunakan masyarakat untuk berbagai aktivitas sehari-hari.
Pembangunan saluran drainase ini juga mendapat apresiasi dari Kepala Desa Sukoraharjo, Sujianto. Ia menyebut keberadaan saluran air tersebut dibutuhkan masyarakat karena kawasan tersebut sebelumnya kerap mengalami luapan air ketika musim hujan.
Hingga pantauan pada 28 September 2026, pengerjaan drainase masih berlangsung. Pengguna jalan diimbau tetap berhati-hati selama melintasi area proyek, khususnya pada titik yang mengalami penyempitan jalur.
Dengan pembangunan tersebut, DPUBM Kabupaten Malang diharapkan dapat menjaga fungsi drainase dan infrastruktur jalan secara berkelanjutan, sekaligus mendukung kelancaran aktivitas masyarakat di kawasan Sukoraharjo dan sekitarnya.
Jurnalis: Busamat
DETIKTERKINI.NET





Tidak ada komentar:
Posting Komentar