Notification

×

Iklan

Iklan

Indeks Berita

Mobil Dinas Dishub Kabupaten Malang Diduga Rem Mendadak, Pengendara Tabrak dari Belakang di Ciptomulyo

Jumat, 11 September 2026 | September 11, 2026 WIB Last Updated 2026-09-11T02:40:27Z

detikterkini.id
-- MALANG — Arus lalu lintas di Jalan Raya Ciptomulyo, Kecamatan Sukun, Kota Malang, terpantau cukup padat pada sekitar pukul 08.45 WIB. Di tengah kondisi tersebut, terjadi kecelakaan yang melibatkan kendaraan N 2 milik Pemerintah Kabupaten Malang dan kendaraan Dinas Perhubungan Kabupaten Malang.

Berdasarkan keterangan pengendara yang berada di belakang kendaraan Dishub, sebelum kejadian kedua kendaraan tersebut melaju secara beriringan dengan kecepatan sekitar 40 kilometer per jam.

Pengendara mengaku berada sekitar 10 meter di belakang kendaraan Dishub dengan kecepatan yang relatif sama. Namun, secara tiba-tiba kendaraan Dishub tersebut diduga melakukan pengereman mendadak.

Karena kondisi arus lalu lintas saat itu cukup padat, pengendara yang berada di belakang berupaya melakukan pengereman. Namun, upaya tersebut tidak mampu menghentikan kendaraan tepat waktu sehingga terjadi benturan pada bagian belakang kendaraan Dishub.

Pengendara juga menyampaikan bahwa dirinya tidak memiliki ruang yang cukup untuk melakukan manuver menghindar karena kondisi lalu lintas di sekitar lokasi sedang padat.

Usai kejadian, kedua kendaraan kemudian berhenti. Salah seorang sopir kendaraan Dishub turun dan menyampaikan teguran kepada pengendara.

“Sampean terlalu kencang dan terlalu mepet motor. Terus penyelesaiannya bagaimana ini?” ujar sopir kendaraan Dishub, sebagaimana dituturkan pengendara.

Pernyataan tersebut menjadi perhatian karena kecelakaan terjadi setelah kendaraan Dishub yang berada di depan diduga melakukan pengereman secara tiba-tiba di tengah kondisi arus lalu lintas yang padat.

Meski demikian, penyebab pasti kecelakaan tersebut masih perlu dipastikan berdasarkan fakta di lapangan, keterangan para pihak, kondisi kendaraan, serta apabila tersedia, rekaman kamera pengawas maupun dashcam.

Dishub Minta Identitas Pengendara

Setelah kejadian, pihak Dishub Kabupaten Malang disebut meminta nomor telepon dan identitas pengendara. Menurut keterangan pengendara, data tersebut akan disampaikan kepada pimpinan untuk menentukan langkah penyelesaian lebih lanjut.

Situasi tersebut menimbulkan pertanyaan mengenai standar kehati-hatian kendaraan dinas saat melintas di tengah kepadatan lalu lintas, khususnya ketika kendaraan tersebut berada dalam iring-iringan.

Publik tentu berharap kendaraan dinas pemerintah, terlebih kendaraan yang berkaitan dengan urusan transportasi dan lalu lintas, memberikan contoh penerapan keselamatan berkendara di jalan raya.

Perlu Klarifikasi Terbuka

Insiden ini tidak semestinya berhenti pada persoalan siapa yang menabrak dari belakang. Aspek penting lainnya adalah bagaimana kronologi pengereman terjadi dan apakah tindakan pengereman tersebut dilakukan dengan mempertimbangkan kondisi lalu lintas di belakang kendaraan.

Karena itu, pihak Dinas Perhubungan Kabupaten Malang perlu memberikan klarifikasi secara terbuka mengenai kronologi kejadian, termasuk alasan kendaraan melakukan pengereman mendadak serta mekanisme penyelesaian setelah kecelakaan.

Keterangan dari kedua belah pihak penting agar persoalan tidak berkembang menjadi kesimpulan sepihak.

Berita ini merupakan pemberitaan berdasarkan keterangan pengendara. Dugaan mengenai pengereman mendadak maupun faktor penyebab kecelakaan masih memerlukan konfirmasi dari pihak Dinas Perhubungan Kabupaten Malang dan pemeriksaan lebih lanjut.

Tidak ada komentar:

Posting Komentar

TUTUP IKLAN
TUTUP IKLAN
×
Berita Terbaru Update